Terjemahan

Selasa, 18 November 2014 at 11.46 Posted by Muhammad Arif Maulana 0 Comments

Sejarah Singkat Dunia User Interface
            Pada era 70’an, komputer hanya berfungsi sebagai alat besar untuk menghitung. Mempercepat dan mempermudah operasi-operasi yang bila dilakukan secara manual akan menghabiskan waktu yang melelahkan. Fungsi komputer yang mendasar namun berjasa ini dapat berjalan karena adanya komunikasi antara manusia dengan komputer. Manusia dapat menciptakan dan memberikan perintah yang diinginkannya, lalu komputer menjalankannya. Media antarmuka yang diciptakan untuk mengakomodir hubungan ini adalah command line interface (CLI). Antarmuka ini menggunakan pengetikan kode-kode perintah sebagai metode utamanya dalam berkomunikasi. Di era tersebut, metode ini dianggap sebagai pencapaian yang signifikan dalam perkembangan industri teknologi. Namun, bila kita melihat ke belakang antarmuka ini bersifat kurang alami agar dapat digunakan oleh orang awam; adanya keperluan penguasaan ilmu yang banyak dan mendalam karena CLI memiliki cara khas penggunaan yang rumit, keterbatasan penggunaan kepada beberapa fungsi tertentu saja, dan memerlukan kejelian agar perintah dapat terbaca karena terjadinya satu salah ketik.
            Pada awal era 80’an, sebuah perkembangan yang drastis telah kembali terjadi. Sebuah antarmuka baru telah lahir dari rahim dunia ilmu interaksi komputer dengan manusia, yaitu Graphical User Interface (GUI). Selain itu, pendekatan GUI ini juga sering disebut dengan Metaphorical User Interface (MUI). Antarmuka ini memberikan pengalaman yang lebih alami dan kesan yang menarik secara emosional bagi pengguna dalam berinteraksi dengan komputer. Antarmuka ini memanfaatkan simbol-simbol metaforikal yang dimaksud untuk mewakili objek asli di dunia nyata agar mempermudah pemahaman setiap objek dalam sistem.  Metode ini memberikan akses mudah bagi orang awam untuk mengoperasikan komputer personal, karena GUI memberikan kemampuan untuk ‘melihat’ ke dalam dunia komputer, menciptakan suatu lingkungan virtual untuk diselami pengguna, dan memberikan respon visual yang muncul secara langsung.
             Selama sekitar 40 tahun, cara kita menggunakan komputer desktop tidak mengalami perubahan yang signifikan. Kita telah mengikuti diktasi kekuasaan monitor-keyboard-mouse sejak awal tahun 1980 sampai 2014. Namun, para pengembang teknologi saat ini telah menemukan solusi untuk menciptakan antarmuka yang lebih ramah dan menarik untuk digunakan oleh kalangan umum, dan hasilnya adalah yang dinamakan dengan Natural User Interface (NUI).



DEFINISI USER INTERFACE
          Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna(user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
            User interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.

Antarmuka (Interface)
            Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).
Ø  Command Line Interface (CLI)
            CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.
            Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Ø  Graphical User Interface (GUI)
            GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).

Ø  Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika. Fitur-fitur itu antara lain:

1.      Head Up Display System
          Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.

2.      Tangible User Interface
          Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.

3.      Computer Vision
          Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.

4.      Browsing Audio Data
                Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP.Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi.Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

5.      Speech Recognition
            Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.

6.      Speech Synthesis
            Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
            Pada komputer sendiri interface mempunyai fungsi penting dalam menghubungkan mikroprosesor secara langsung dengan piranti yang ingin dijalankannya. Diperlukan suatu teknik untuk mengantarmukakan (interfacing) pemroses utama dengan piranti dari luar. Teknik ini dapat digunakan melalui :
1.      Perangkat Lunak, berupa program yakni suatu prosedur tertentu untuk menjalankan piranti. Dalam dunia computer program ini lebih dikenal dengan Driver/Installer. Adapula perangkat lunak yang dimasukkan kedalam perangkat keras yang disebut Firmware.
2.      Perangkat Keras, yakni berupa piranti khusus mulai dari serpih (IC) yang terintegrasi dalam sebuah papan induk (Chipsets-Onboard), berupa sebuah port atau bahkan terintergrasi kedalam papan yang ditancapkan pada system bus (Card).

Ø  Natural User Interface  (NUI)

            NUI adalah sebuah pendekatan baru dalam dunia interaksi manusia dan komputer yang memiliki input alami. Meskipun pendekatan ini masih mengadopsi bentuk output dari MUI; yaitu menggunakan simbol metaforikal untuk menggambarkan dunia virtual, namun memiliki metode penerimaan input yang berbeda. Antarmuka ini memiliki perbedaan dalam meminimalisir durasi dan beban pembelajaran oleh sang pengguna dalam mengoperasikan komputer. Pendekatan ini hanya memerlukan proses pembelajaran kecil, bagi pengguna dalam percobaannya yang pertama kali, dan diharapkan seorang pengguna yang berkembang dari titik seorang pemula sampai titik sang ahli memiliki beban dan durasi sekecil mungkin.
            Kecilnya beban belajar untuk menguasai antarmuka ini menginspirasi pemilihan kata  ‘natural’, yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai kata ‘alami’, untuk mendefinisikan teknologi ini. Kata ‘alami’ memiliki arti bahwa seseorang dapat melakukan suatu kegiatan secara langsung, dengan perlu sedikit mempelajarinya terlebih dahulu. Dengan NUI, pengguna dapat mengoperasikan sistem seolah mereka memang ditakdirkan untuk itu. Hal ini dapat direalisasikan dengan mengadopsi kebiasaan dan tingkah laku yang melekat secara alamiah pada manusia dan memanfaatkannya sebagai metode input untuk mengoperasikan sistem.

            NUI memiliki kemiripan dan perbedaan dengan Intuitive Interface (II). II memiliki perbedaan di jumlah beban pembelajaran yang dimiliki dengan NUI. II tidak memerlukan adanya proses pembelajaran apapun bagi pengguna untuk dapat mengoperasikan sebuah sistem. Intuitive Interface memang dirancang memanfaatkan gesture kebiasaan sehari-hari manusia, yang tanpa perlu mempelajari apapun lagi sebagai metode input.

Komponen dari Natural User Interfaces

            Menurut PivotLabs, seiring berjalannya waktu dan terutama melalui gelombang revolusi era ini, perangkat keras akan semakin menghilang dari kehidupan sehari-hari kita. Teknologi akan menjadi ‘tambahan’ tanpa kelim dalam kehidupan kita sehingga membuat gaya hidup kita semakin empowered tanpa memberikan beban tambahan. Sebagai contoh, Google Glass memiliki tujuan untuk membebaskan kita dari perlunya berinteraksi dengan dunia sebuah komputer personal, namun dengan melalui lapisan antarmuka yang tidak mengganggu pada penglihatan kita. Ini adalah fungsi teknologi sebagai pendukung bagi fungsi alamiah manusia.

·      Invisible Computing

            Invisible Computing adalah saat perangkat keras telah menghilang secara virtual dan teknologi telah menjadi satu secara mulus dengan kebiasaan/fungsi manusia sehari-hari.

·      Supportive Computing

            Supportive Computing adalah teknologi yang mendukung fungsi natural seorang manusia, dibandingkan dengan membutuhkan manusia untuk beradaptasi dengan fungsi-fungsi komputer.

·      Adaptive Computing

            Adaptive Computing adalah teknologi yang mampu beradaptasi dengan menggunakan machine learning dengna cermat untuk mengenali dan mengartikan pola dari manusia untuk menciptakan hasil dari konteks yang berhubungan.
 Contoh dari Natural User Interface
            Menurut TechTarget,  ada beberapa jenis NUI yang telah dikembangkan sampai saat ini, yaitu:

·      Touch Screen

            Antarmuka layar sentuh membuat pengguna berinteraksi dengan aplikasi secara lebih intuitif daripada menggunakan antarmuka berbasis cursor karena antarmuka ini memiliki kesan lebih ‘langsung’. Dibandingkan dengan harus menggunakancursor untuk memilih dan membuka sebuah file, sebagai contoh, pengguna dapat dengan langsung menyentuh gambar icon dari file dengan jarinya untuk membukanya. Sebagian besar smartphones dan tablets sudah mengadopsi input macam ini. Sentuhan juga diadaptasi untuk aplikasi yang tidak menggunakan layar sama sekali. Sebagai contoh, Microsoft sedang mengerjakan antarmuka sentuh yang bernama “skinput”, yang mengizinkan pengguna untuk berinteraksi dengan menyentuh kulitnya sendiri.

·      Gesture Recognition

            Gesture Recognition adalah antarmuka yang dapat mengenali gerak-isyarat seorang manusia dan mentranslasikan gerakan tersebut sebagai instruksi yang dapat dipahami oleh komputer. Sistem permainan Nintendo Wii dan PlayStation Move memanfaatkan joystik berbasis accelerometers dan gyroscope untuk mengenali, kemiringan, perputaran dan akselerasi. Sebuah jenis NUI yang lebih intuitif dilengkapi dengan kamera dan aplikasi dalam perangkat kerasnya. Sebagai contoh, Kinect dari Microsoft, adalah sebuah sensor untuk Xbox 360 yang mengizinkan pemain berinteraksi menggunakan gerakan badan dan perintah ucapan. Kinect mengenali badan dan suara dari tiap pemain. Gesture recognitionjuga dapat digunakan untuk berinteraksi dengan komputer.

 

·      Speech Recognition

            Speech recognition mengizinkan pengguna berinteraksi dengan sistem melalui perintah-perintah yang diucapkannya. Sistem mengidentifikasi kata-kata dan frase yang terucap, dan mentranslasikannya menjadi format yang dapat dibaca oleh komputer sebagai metode interaksi. Beberapa aplikasi speech recognition yang sudah ada, adalah pengoperan panggilan, speech-to-text, dan komputer hands-freedan operasi dalam telephon genggam. Terkadang, speech recognition juga digunakan untuk berinteraksi dengan embedded system. 

 

·      Gaze-tracking Interface

            Antarmuka gaze-tracking mengizingkan pengguna untuk menavigasi dalam sebuah sistem dengan menggunakan gerakan mata. Pada bulan Maret 2011, Lenovo mengumumkan bahwa mereka telah memproduksi laptop pertama yang dapat dikontrol dengan mata. Sistem Lenovo ini menggabungkan sumber cahaya inframerah dengan kamera untuk menagkap pantulan kilauan dari mata pengguna. Perangkat lunak Lenovo mengkalkulasi area dari layar yang sedang dilihat dan menggunakan data tersebut sebagai metode input.

 

·      Brain-machine Interface

            Antarmuka brain-machine mampu membaca sinyal saraf dan menggunakan perangkat lunak untuk mentranslasikannya menjadi instruksi. Antarmuka ini memungkinkan seseorang yang lumpuh untuk mengoperasikan sebuah komputer, seperti kursi roda elektronik atau kaki palsu melalui pikirannya.



Macam-macam User Interface Antara lain:
1.       Text_Based Interface
2.       Icon_Based Interface
3.       Touch Screen Interface
4.       Gesture Interface
            Untuk lebih mengetahui tentang macam-macam user interface, aku saya postingkan dilain waktu. Mungkin cukup itu dulu dari saya. semoga bermanfaat bagi yang membacanya.. ;) :D Terimakasih.. :)
Wassalamu;alaikum w.r. w.b...
Sumber:

0 Responses so far.

Posting Komentar